Bibirku bilang 'tidak lagi'
Lidahku mengucap kata 'akan kucari yang lain!'
Mulutku berkata 'sudah kutemukan penggantinya'
Tapi aku tau..
Hatiku berkata lain..
Hatiku bilang 'iya, aku masih'
Hatiku mengucap kata 'dapatkah kucari lagi yang seperti dia?'
Hatiku berkata 'Belum ada... belum ada yang bisa menggantikanmu'
Kesal aku!
Mengapa hatiku tak bisa berbohong??
Apakah ini berkat dari Tuhan??
Atau sebuah kutukankah??
Aku tak mengerti...
Mungkin cuplikan lirik salah satu lagu inilah ungkapan kejujuran hatiku...
'kau, tiada yang lain... yang pantas untukku... kau seharusnya kucinta... bolehkah lagi kuminta hatimu kebali seperti dulu(yah, walu kita tak bersatu karena perbedaan, gw percaya hati kita yang bersatu)...'
Aaaaaaaaaaahhhhhhhh....
Harapku saat ini hanyalah menemukan penggantimu...
karena aku tau, hati terlebih mulutku tak akan berbohong untuk ingin memiliki cinta yang baru...
Cinta yang takkan lepas..
Cinta yang akan berbalas...
Dan semua itu kunantikan dengan sabar...
Karena aku percaya semua indah pada waktunya....
Sabtu, 13 Desember 2008
Rabu, 10 Desember 2008
Mengapa?
haaaaahhhh...
Penat aku dengan kuliahku!
Mengapa kuliahku seperti ini?
Mengapa aku merasa tempatku bukan di sini
Aku lelah!
Tak ingin lagi di sini!
Hei, tetapi mengapa aku hanya selalu bisa mengeluh?
Mengapa aku hanya bisa menolak?
Mengapa aku tidak bisa menerima semua ini?
Mengapa aku tidak berpikir semua ini sebenarnya pengalaman manis?
Mengapa aku yang ingin mereka berubah?
Mengapa bukan diriku sendiri yang berubah?
Ayo berubah donk!
Aku tau aku sudah bukan anak kecil lagi
Terima saja semua ini sebagai buah yang manis dalam hidupku
Anggap saja semua ini seperti bibit yang harus dituai
Sehingga aku tinggal menuai buahnya yang manis nanti
Ayo berubah, hanya diriku dan hatiku sendiri yang bisa memulainya...
Penat aku dengan kuliahku!
Mengapa kuliahku seperti ini?
Mengapa aku merasa tempatku bukan di sini
Aku lelah!
Tak ingin lagi di sini!
Hei, tetapi mengapa aku hanya selalu bisa mengeluh?
Mengapa aku hanya bisa menolak?
Mengapa aku tidak bisa menerima semua ini?
Mengapa aku tidak berpikir semua ini sebenarnya pengalaman manis?
Mengapa aku yang ingin mereka berubah?
Mengapa bukan diriku sendiri yang berubah?
Ayo berubah donk!
Aku tau aku sudah bukan anak kecil lagi
Terima saja semua ini sebagai buah yang manis dalam hidupku
Anggap saja semua ini seperti bibit yang harus dituai
Sehingga aku tinggal menuai buahnya yang manis nanti
Ayo berubah, hanya diriku dan hatiku sendiri yang bisa memulainya...
kelahiran
haha.. akirnya lahir juga blog gw..
yah.. ini pertama kalinya gw punya blog c..
hehehe..
mohon doa untuk kelanjutan blognya yaa..
hehehe...
yah.. ini pertama kalinya gw punya blog c..
hehehe..
mohon doa untuk kelanjutan blognya yaa..
hehehe...
Langganan:
Postingan (Atom)
